-->

Ads (728x90)

Agar Tidak Dijadikan TPS Liar, Pihak Kecamatan Sagulung Bangun Posko di Jalan Trans Barelang
Posko Pengawasan Sampah Liar di Jalan Trans Barelang Tembesi, Kelurahan Tembesi, Kecamatan Sagulung, Kamis (3/4/25) (Dedi/Peristiwanusantara.com).


By Dedi Manurung

BATAM, Peristiwanusantara.com –
Kecamatan Sagulung membangun Posko Pengawasan Sampah Liar di Jalan Trans Barelang Tembesi, Kelurahan Tembesi, Kecamatan Sagulung. Posko itu akan dijaga pegawai Satpol PP Kecamatan selama 1 X 24 jam.

Posko itu dibangun untuk mengawasi agar masyarakat tidak membuang sampah dengan sembarangan di sekitar posko tersebut. 

Selama ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam rutin mengangkut sampah di sekitar posko itu tetapi setelah lokasi itu bersih dari sampah masyarakat sekitar selalu membuang kembali sampahnya ke lokasi itu.

Banyaknya tumpukan sampah di lokasi itu telah dikeluhkan oleh warga sekitar, apalagi anak-anak sekolah SMP IT Kota Batam. Mereka mengeluh lantaran tumpukan sampah itu mengeluarkan aroma tidak sedap, dan sering membuat bulu kuduk merinding karena banyak kerumunan lalat.

Herman, salah seorang warga mengapresiasi pihak Kecamatan Sagulung lantaran mendirikan Posko Penanggulangan Sampah Liar di lokasi itu. 


 

“ Kita berharap dengan adanya posko tersebut dapat meminimalisir masyarakat membuang sampah di lokasi itu,” kata Herman.

Lokasi itu, lanjutnya, peruntukannya bukan tempat untuk membuang sampah, lokasi itu adalah bahu jalan.

"Kami sangat berterimakasih kepada pihak Kecamatan Sagulung karena telah membangun Posko Penanggulangan Sampah Liar di lokasi itu. Mudah-mudahan dengan adanya posko tersebut, kesadaran warga tidak membuang sampah dengan sembarangan meningkat,” katanya.

Kasi Trantib Kecamatan Sagulung, Alvizar menyampaikan keberadaan posko di lokasi tersebut sudah berkoordinasi dengan DLH Kota Batam, sebagai antisipasi agar tidak dijadikan warga sebagai TPS (tempat pembuangan sampah) liar.

"Kami akan memberikan edukasi kepada warga yang kedapatan membuang sampah dengan sembarangan dan memberi peringatan kepada orang tersebut sehingga ia akan jera membuang sampah di lokasi itu,” kata Alvizar yang disaksikan warga setempat.

Peringatan itu, kata dia, perlu diberikan lantaran masyarakat selalu membuang sampah di lokasi itu. Setelah dibersihkan oleh pihak Kecamatan Sagulung, keesokan harinya atau tidak berselang lama sampah sudah menumpuk kembali.

"Sudah kita bersihkan sampahnya, namun tak lama, sampah kembali menumpuk di lokasi ini. Oleh karena itu kita dirikan posko yang dijaga pegawai Satpol PP Kecamatan selama 1 x 24 jam. Hal ini untuk mengantisipasi agar masyarakat tidak membuang sampah dengan sembarangan, "  kata Alvizar, Kamis (3/4/25).

Ia berharap warga Tembesi atau warga lain agar tidak membuang sampah dengan sembarangan. Tetapi membuangnya pada tempatnya seperti di tong sampah karena sampah itu akan diangkut oleh pihak DLH Kota Batam. (de) 

Editor : Ismanto


Posting Komentar