![]() |
Kepala BNNK Karimun, AKBP Jamaluddin Syarief Nur bersama jajarannya, Selasa (24/12) (Ist/Peristiwanusantara.com) |
By Robert
KARIMUN, Peristiwanusantara.com – Sepanjang tahun 2024, untuk bidang Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Karimun telah menandatangani 9 dokumen kerja sama baik instansi pemerintah, lingkungan pendidikan, dan komponen masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Kepala BNNK Karimun, AKBP Jamaluddin Syarief Nur kepada wartawan di kantornya, Selasa (24/12).
AKBP Jamaluddin Syarief Nur menjelaskan dokumen kerjasama tersebut bertujuan sebagai landasan hukum operasional pelaksanaan berbagai inisiatif P4GN yang terorganisir dan terarah.
Kemudian BNNK Karimun telah membentuk tiga desa dan kelurahan bersih dari narkoba (bersinar) yakni, desa Sawang Laut, desa Tanjung Berlian Barat dan kelurahan Sungai Pasir. Jumlah ini melampaui target di 2024 dengan 2 desa.
Ia menyebut pembentukan tersebut didasari dengan terbitnya Keputusan Bupati Karimun Nomor 611 tahun 2024 tentang penetapan desa bersih narkoba.
Selain itu, pihaknya juga telah membentuk 60 pegiat P4GN melalui berbagai program seperti workshop, konsolidasi, asistensi, pemberdayaan melalui tes urine dan bimtek.
Ia menyebut masing-masing pegiat P4GN meliputi 30 orang di lingkungan pendidikan dan 30 orang di lingkungan masyarakat Kabupaten Karimun.
"Ini meliputi sasaran pada instansi pemerintah, lingkungan pendidikan, lingkungan masyarakat telah terbentuk 60 pegiat P4GN tahun 2024," katanya.
Ia menjelaskan, upaya sosialisasi pencegahan terhadap penyalahgunaan narkoba juga dilakukan melalui 86 kegiatan sepanjang tahun 2024 dengan jumlah sebaran mencapai 12.123 orang.
"Dalam hal ini BNNK Karimun telah menyelesaikan program pencegahan dan pengukuran capaian output berupa indeks ketahanan keluarga dan ketahanan diri remaja yang saat ini hasil capaiannya masih dalam proses di pusat," bebernya.
Kemudian, di tahun 2024 layanan rehabilitasi dilakukan terhadap 15 orang pecandu yang terdiri dari 12 orang pria dan 3 orang wanita dengan rentang usia 17-41 tahun.
Selain itu, pada layanan pasca rehabilitasi BNN Karimun juga telah menangani sebanyak 25 orang, baik melalui klinik Pratama maupun loka rehabilitasi Batam yang telah selesai melalui tahap assessment.
"Capaian layanan pasca rehabilitasi ini tercapai 25 orang atau 100 persen," jelasnya. (Bert)
Editor : Ismanto
Posting Komentar