-->

Ads (728x90)

Hadiri Pelatihan Teknis Bidang Kesehatan Hewan, Bupati Sergai : Berternak Harus Dilakukan Dengan Pola Yang Tepat
Bupati Sergai H Darma Wijaya Menggalungkan Kartu Peserta Pelatihan  Teknis Bidang Kesehatan Hewan,di Aula Sultan Serdang Komplek Kantor Bupati Sergai, Sei Rampah,  Senin (18/10/2021) (Fhoto : Rico Tampati) 

SERGAI, Peristiwanusantara.com –  Di Kabupaten Sergai stok pangan bagi ternak masih banyak mulai dari rumput dan makanan tambahan seperti onggo bungkil solid dan lain-lain masih tersedia. Jika ingin berhasil dalam beternak harus dilakukan dengan pola yang tepat  

Hal itu disampaikan Bupati Sergai H Darma Wijaya saat menghadiri pelatihan Teknis Bidang Kesehatan Hewan bagi Aparatur dan Non Aparatur yang dilaksanakan Pemkab Sergai di Aula Sultan Serdang Komplek Kantor Bupati Sergai, Sei Rampah,  Senin (18/10/2021). 

Turut hadir dalam kegiatan ini, Perwakilan Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara Bogor Ir. Agus Triyanto, M.Si, Kadis Pertanian Sergai Dedi Iskandar, Plt Kadis Ketapang drh Andreas Ginting, para peternak dan petugas IB

Lebih lanjut Bupati Sergai H Darma Wijaya menjelaskan bahwa dirinya juga merupakan peternak khususnya sapi yang sudah dilakukannya beberapa tahun silam.

“ Saya juga peternak, jika ingin berhasil dalam berternak maka hal penting yang harus dilakukan kita harus bisa merubah pola dalam beternak dengan pola yang tepat agar mendapatkan hasil yang maksimal,” ungkapnya.

Bupati Darma Wijaya berharap kepada para petugas Inseminasi Buatan (IB) agar lebih dapat maksimal dalam menjalankan pekerjaan serta jangan terlambat untuk memberikan vaksin terhadap indukan sapi yang akan dikawinkan karena jika terlambat akan berdampak tidak baik bagi induk sapi tersebut.

Ia berpendapat jika hewan ternak yang dilepaskan akan berbeda dari peternakan yang di kandang, hal ini disebabkan oleh sapi yang diternak di luar lebih banyak aktivitasnya dibanding yang di kandang, karena menghabiskan waktunya untuk makan sehingga bobot tubuhnya cepat bertambah.

“ Hal yang tak kalah penting adalah harus dibarengi dengan pemilihan bibit sapi yang unggul dan terbaik agar mendapatkan hasil yang maksimal dalam pengembangan peternakan sapi kandang,” katanya.

Ia berharap agar dalam pelatihan ini para peserta dapat mengikuti dengan serius sehingga ilmu yang didapat bisa diimplementasikan yang pada akhirnya akan menjadikan mereka sebagai peternak yang mandiri dan sukses.

Sementara, Perwakilan Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara Bogor Ir. Agus Triyanto, M.Si mengatakan bahwa petugas IB di Kabupaten Sergai telah tersertifikasi sehingga legalitasnya lebih aman dalam melaksanakan tugasnya.
Ia menyebut pihaknya merasa bangga dengan para peternak di Sergai yang mandiri dalam menjalankan peternakannya.

“ Kehadiran kami di sini guna mendorong program-program peternakan yang akan kami sampaikan kepada para peternak sehingga nantinya kami harapkan dapat membantu dalam mendorong hasil peternakan yang pada akhirnya para peternak menjadi unggul dan dapat meningkatkan hasil peternakannya,” pungkasnya. (Ta)

 

Posting Komentar